music

Tuesday, November 22, 2011

Hanya Sepenggal Cerita Galau di Malam Minggu

Kamu tau?
Kamu itu lucu, penerang dalam malam-malamku yang sepi. Adakah yang sudah menghiasi hatimu saat ini? Kuharap aku adalah orangnya. Jika tidak, aku bisa berbuat apa benderang? Paling hanya menangis sesenggukan, disertai hati yang pecah dan kering kerontang, sambil melihat punggungmu yang berlalu tanpa menoleh pada rona malam.
Ya, akulah rona malam, dia gelap dan sunyi tanpa ada benderang. Dan benderang itu adalah kamu sayang ..
Maaf, aku terlalu takut untuk memberikan seluruh hatiku padamu, aku ini pengecut.. ya, aku tau itu.. aku hanya tak ingin hancur hanya karena ditinggal pergi olehmu, aku hanya tak ingin menyerah pada kata munafik seperti “cinta” yang selalu dituhankan dimana-mana. Tapi sekarang? Bodohnya aku ini, aku hanya diam melihatmu pergi, terkesiap menyaksikan hatiku hancur sendiri. Percuma!! Walau sekencang apapun aku meremas bajuku, sesering apapun kuteteskan air mataku, sesulit apapun masa yang kuhadapi tanpamu, sesak ini takkan hilang, yang ada hanya kamu yang terus membayangi pikiran.

No comments:

Post a Comment